Al Siratul Mustaqiim PDF Print E-mail

Bahasa Indonesia.pdf

Al Siratul Mustaqiim

manAssalaamu’laikum wa Rahmatulaahi wa Barakaatuh
Dua ratus tiga puluh empat orang laki-laki, wanita dan anakanak
pada tanggal 26 September 1997 telah bertolak dari
Jakarta menuju ke Medan dengan pesawat Air Bus 300 nomor
penerbangan GA 152. Pasti tidak ada seorangpun diantara
para penumpang pesawat itu yang menduga bahwa mereka
akan menghadapi kematian tidak lama setelah mereka bertolak
dari Bandara Sukarno Hatta pada pukul 13.55 pesawat yang
naas tersebut jatuh berkeping-keping di Sibolangit, dalam
musibah ini semua penumpang tewas.
Diseluruh dunia ini tidak terhitung banyaknya orang yang
tewas dalam berbagai musibah semacam itu, bencana alam
yang datang mendadak seperti gempa bumi, angin topan, kapal
tenggelam, kecelakaan IaIu-lintas dll. Tiap hari orang mati
bahkan pada waktu anda membaca tulisan ini ada orangorang
yang sedang menghadapi sakaratul maut baik karena
musibah, penyakit atau hal-hal lain. Banyak orang berusaha
untuk hidup panjang umur dengan olah raga, diet makanan
rendah lemak, berhenti merokok, makan berbagai makanan
yang berguna untuk kesehatan, vitamin-vitamin dan lain-lain.

Namun kita tidak dapat menyangkal kenyataan, sekalipun kita
sudah berolah raga, sudah makan makanan sehat dengan
diet, rendah kholesterol, pada suatu hari kita akan mati juga.
Banyak orang cenderung untuk bersikap seolah-olah kita tidak
akan mati apalagi kalau segala sesuatu berjalan dengan baik,
kalau tidak ada kekurangan, kalau ekonomi sedang kuat,
keadaan sedang membaik, perut kita sedang kenyang,
kematian sama sekali tidak terpikirkan.
Pada kenyataannya kematian adalah sesuatu yang tidak dapat
dihindari oleh seorangpun di dunia ini. Banyak yang
menganggap bahwa kematian adalah persoalan orang-orang
yang sudah tua saja, tetapi kenyataannya, kematian itu tidak
memandang umur. Sepasti matahari terbenam di ufuk
cakrawala di sore hari demikianlah kematian pasti akan tiba
pada setiap manusia biarpun manusia itu berkuasa di dunia
ini, berpangkat, pandai, kaya atau miskin, bodoh dan rendahan.
Kematian membuat yang tinggi dan yang rendah
kedudukannya menjadi sama.
Manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja dan
sesudah itu dihakimi. Anda diminta untuk siap dan waspada
akan datangnya saat kematian dan setelah itu siap pula untuk
mempertanggungjawabkan semua apa yang telah anda
perbuat selama hidup di dunia ini kepada HAKIM AGUNG yang
berkuasa untuk memasukkan anda ke surga atau
mencampakkan anda ke neraka.


DUNIA INI FANA
Apakah arti hidup ini?
Hidup ini sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu
Ienyap, sungguh manusia seperti hembusan nafas saja, dan
semuanya sia-sia.
Banyak orang berharap hanya untuk kehidupan di dunia ini
saja, tiap-tiap hari yang dikerjakan hanyalah sibuk urusanurusan
duniawi, sibuk mencari uang, sibuk bekerja, sibuk
dalam kesenangan-kesenangan duniawi, lupa diri bahwa pada
suatu saat semua ini berakhir dan orang itu harus kembali
kepada khaliqnya. Hidup juga penuh penderitaan dan air mata,
penderitaan yang kita dapat di dunia ini jauh Iebih banyak
ketimbang kesenangan yang kita peroleh.
Setan menganjurkan nikmatilah kesenangan-kesenangan
duniawi sepuas-puasnya dan buatlah dosa sebanyakbanyaknya
kemudian jadilah penghuni neraka untuk selamalamanya.
Tetapi Tuhan memberikan petunjuk, ajaran dan jalan
untuk mengendalikan diri karena kehidupan yang sebenarnya
bukanlah dunia yang fana ini melainkan surga yang kekal.
Oleh karenanya waspadalah jangan anda hanyut dalam dosa
dan kesenangan-kesenangan dunia yang fana ini tetapi ikutlah
ajaran dan jalan Tuhan agar anda hidup.
Di akhirat ada dua tempat tujuan bagi roh manusia yaitu surga
dan neraka. Sekali roh manusia ditentukan masuk ke salah
satu tempat itu maka orang itu tidak bisa keluar atau pindahpindah
dari tempat yang satu ke tempat yang lain melainkan
kekal selamanya disitu.
Manakah yang anda pilih?


SURGA
Tempat istirahat paling indah dan tempat kediaman paling
baik, di taman taman yang teduh ada kesabaran,
kehormatan dan salam. Dibersihkan dari dosa, diberi
keselamatan dengan bersenang-senang dan segala puji
bagi Allah yang menghapus dukacita kekal selama-lamanya.
Sekalipun menggunakan daya khayal, pikiran kita tidak
mampu membayangkan bagaimana indahnya surga itu.
Orang-orang yang bertaqwa menuruti ajaran-ajaran dan
jalan yang Tuhan berikan akan berada di tempat ini.
Bismillahi Rahmanir Rahim
“Ia (Jibrail) berkata: “Sesungguhnya aku ini hanya
seorang utusan Tuhanmu, untuk memberikanmu
seorang anak laki-laki yang suci.”
(Qs. 19 Maryam 19)
“seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan
termasuk orang-orang yang di dekatkan kepada
Allah.” (Qs. 3 Aali Imraan 45)

NERAKA
Tempat siksaan yang mengerikan; dan tempat kesedihan serta
kesengsaraan, pakaian, selimut dan tempat tidur dari api. Di
atas kepala dan di bawah kaki, api berlapis lapis. Dimanamana
penuh api, asap hitam, dan kegelapan sajalah yang
nampak, suasana menjadi panik. Mata menjadi buta, telinga
menjadi tuli dan mulut menjadi bisu. Sangat-sangat menderita
namun mati tidak, hidup-pun tidak, merintih tanpa harapan,
tanpa kesudahan, bahkan kekal selama-lamanya.
Sejak manusia pertama, nabi Adam dan Siti Hawa, manusia
telah disentuh setan, menjadi berdosa, maka semua manusia
akan dihukum di dalam hukuman neraka.
Bismillahi Rahmanir Rahim
“Dan tidak seorang diantara kamu, melainkan
mendatanginya (masuk neraka) dan ini bagi Tuhanmu
adalah ketetapan yang sudah dipastikan.”
(Qs. 19 Maryam 71)

JALAN KE SURGA
Agama dengan syariat-syariatnya yang harus ditaati dan
dilaksanakan sepanjang umur hidup manusia, demikian pula
manusia diharuskan untuk berbuat hal-hal yang baik serta
beramal sholeh, apabila manusia dapat menjalankan seratus
persen semua hal-hal tersebut di alas maka manusia akan
dapat mencapai surga. Mungkinkah kita sepanjang hidup
menjalankan syariat-syariat agama dan beramal sholeh dengan
sempurna?
Seberapa tekunkah kita menjalankan syariat-syariat agama
dan seberapa banyakkah kita beramal sholeh agar dapat
masuk surga?
Adakah tolak ukur yang pasti dalam menjalankan hal-hal
tersebut agar kita dapat masuk surga? Tidak ada!
Oleh karena tidak ada tolok ukur yang pasti seberapa tekun
kita menjalankan syariat agama dan beramal sholeh agar
manusia dapat masuk surga, maka banyak orang tinggal dalam
keragu-raguan, kebimbangan dan kegelisahan. Sepanjang
zaman orang selalu berdoa kepada Tuhan agar ditunjukkan
jalan yang harus ditempuh manusia agar dapat mencapai surga
itu.
Bismillahi Rahmanir Rahim
“Tunjukilah kami jalan yang lurus”
“ihdinash shiraathal mustaqiim”
(Qs. 1 Al Faatihah 6)

Bismillahi Rahmanir Rahim
“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah
dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepadaNya, …..”
“Yaa ayyuhal ladziina aamanut taqullaaha wabtaghuu
ilaihil wasiilata …..”
(Qs. 5 Al Maa-idah 35)
Sudahkah anda mengenal jalan itu ?


TUHAN MAHA PENGASIH LAGI MAHA
PENYAYANG
(Qs. 1 Al Faatihah 3)
Karena Tuhan Maha Pengasih Iagi Maha Penyayang maka
Tuhan di dalam Alquran telah memberikan jalan dan petunjukpetunjuk
dengan jelas yang harus dituruti agar manusia bisa
mencapai surga. Marilah kita renungkan, Alquranulkarim dan
Hadits seperti tersebut di bawah ini:
PETUNJUK-PETUNJUK ALQURAN
DAN HADITS AGAR MANUSIA
DAPAT MENCAPAI SURGA.


1. ISA A.S. ITU JALAN YANG LURUS SUPAYA DIIKUTI.
“Dan sesungguhnya Isa itu benar memberikan
pengetahuan tentang hari kiamat karena itu
jangan lah kamu ragu tentang hari kiamat itu
dan ikutlah Aku. lnilah jalan yang lurus.”
“Wa innahu la’ilmuI lis saa’ati fa laa tamtarunna
bihaa wa tabi’uuni haadzaa shiraathum mustaqiim.”
(Qs. 43 Az Zukhruf 61)


2. ISA A.S. ITU PEMBAWA TERANG SUPAYA DITAATI.
“Dan tatkala Isa datang membawa terang dia
berkata sesungguhnya aku datang membawa
hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu
sebagian yang apa kamu perselisihkan
tentangnya, maka bertakwalah kapada Allah dan
taatlah kepadaKu.”
“Wa lammaa Jaa-a ‘Isa biI bayyinaati qaaIa qad
ji’tukum bil hikmati wa li ubayina lakum ba’dhal
ladzii tathtalifuuna fiihi fat taqullaaha wa athii’u”
(Qs. 43 Az Zukhruf 63)


3. ISA A.S. MENGATAKAN PERKATAAN YANG BENAR.
“ltulah Isa putra Maryam yang mengatakan
perkataan yang benar, yang mereka berbantahbantahan
tentang kebenarannya.”
“Dzaalika ‘isabnu Maryama qaulal haqqil Iadzii fiihi
yamtaruum.”
(Qs. 19 Maryam 34)

4. ISA A.S. ITU UTUSAN ALLAH DAN FIRMANNYA.
“Sesungguhnya Isa Almasih putra Maryam itu
utusan Allah dan firmanNya.’
“Inamal Masihu ‘isabnu Maryama rasulullahi wa
kalimatuhu”
(Qs. 4 An Nisa 171)


5. ISA A.S. ADALAH ROH ALLAH DAN KALIMATNYA.
“Isa itu sesungguhnya Roh-ul-Lah dan
firmanNya”
“Isa faa innahu Roh-ul-Lah wa kalimatuhu”
(Hadits Anas bin Malik hal. 72)


6. ISA A.S. ADALAH SATU-SATUNYA IMAM MAHDI.
“Tidak ada Imam Mahdi selain Isa putra
Maryam.”
“Laa mahdia ilIa isabnu Maryama.”
(Hadits lbnu Majah)

7. ISA A.S. DILAHIRKAN BUKAN DARI BAPA INSANI,
TETAPI DARI ROH ALLAH.
“Ingatlah kisah seorang perempuan yang
memelihara kehormatannya (Maryam) Ialu Kami
tiupkan kepadanya Roh Kami (Roh-ul-Lah) dan
Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kuasa
Allah) bagi semesta alam.”
“Wallatii ahshanat farjahaa fa nafakhnaa fiihaa mir
ruuhinaa Wa ja’alnaahaa wabnahaa ayatal lil
‘aalamiin “
(Qs. 21 Al Anbiyaa 91)


8. ISA A.S. LAHIR, MATI DAN DIHIDUPKAN KEMBALI.
“Dan sejahtera atasnya pada hari ia dilahirkan,
pada hari dia wafat, dan pada hari dia
dibangkitkan hidup kembali.”
“Wa salaamu ‘alayya yauma wulittu, wa yauma
amuutu, wa yauma ub’atsu hayaa.”
(Qs. 19 Maryam 33)

9. ISA A.S. MATI, DIANGKAT DAN PENGIKUTNYA
DIATAS ORANG KAFIR.
“lngatlah tatkala Allah berfirman: Hai Isa,
sesungguhnya Aku akan mewafatkanmu, dan
mengangkatmu kepadaKu, dan akan
menyucikan engkau dan orang-orang kafir, dan
menjadikan orang-orang yang mengikutimu
diatas mereka yang kafir hingga dan kiamat.”
“Idz qaaiaiiahu yaa Isa, ,nnu mutawafl,ka, wa
raafl’uka llayya, ~ muthahhiru/~-a m,na//adzrnaa
kafan,u, wajaa~iuiiadziha tabauka fauqai Iadz,na
kafaniuilaayaumllqiyamaii.”
(Qs. 3 Ali Imran 55)

10. ISA A.S. MENYEMBUHKAN ORANG BUTA SEJAK
LAHIR.
“Dan Aku menyembuhkan orang buta sejak
lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak, dan
Aku sanggup menghidupkan orang mati
dengan seizin Allah.”
“Wa ubriuiakmaha, waiabrasha, wa uhyllmautaa
biidzn,iIah.” (Qs.3 Ali Imran 49)


11. ISA A.S. MENGHIDUPKAN ORANG MATI.
…. dan diwaktu kamu mengeluarkan orang mati
di kubur (menjadi hidup) dengan izin Ku, ….
….. wa idz tukhdjuimautaa bhdzni…..
(Qs. 5 Al maa-idah 110)

12. ISA A.S. DIBERI MUKJIZAT DAN ROH KUDUS.
“Dan Kami berikan kepada Isa putra Maryam,
beberapa mukjizat serta Kami perkuat Dia
dengan Rohul-quddus.”
“wa aata,naa ~sabna Ma,yama bayyinaati wa
ayyadnaahu bin,uhi/ qudust”
(Qs. 2 Al Baqarah 253)


13. KAFIR ORANG YANG MENOLAK ISA A.S.
“Dan karena kekafiran mereka (terhadap Isa)
dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan
kedustaan besar (zinah).”
“Wa bikufnhim wa qauhhim ‘a/aa maryama
buhtaanan ~azhkrnaa.”
(Qs. 4 An Nisaa’ 156)

14. ISA A.S. AKAN DIIMANI OLEH SEMUA AHLI KITAB.
Dan tidak seorangpun dan ahli kitab melainkan
akan beriman kepada Isa sebelum matinya, dan
pada hari kiamat. Dia menjadi saksi terhadap
mereka.”
“Wa im min ahlil kitaabi illa la yu’minanna bihi qabla
mautihiiwa yaumal qiyaamati yakuunu ‘alaihim
syahiidaa.”
(Qs. 4 An Nisaa 159)


15. TIDAK MENURUT TAURAT DAN INJIL, MAKA TIDAK
DIPANDANG BERAGAMA.
“KatakanIah: “Hai ahli kitab, kamu tidak
dipandang beragama sedikitpun hingga kamu
menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan apaapa
yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu”.
“Qul yaa ahlal kitaabi laslum ‘alaa syai-in hattaa tukimut
tauraata wal injiila wa maa unzila ilaikum mir rabbkum”.
(Qs. 5 Al Maa-idah 68)

16. TAURAT DAN INJIL INDUK DARI ALQURAN.
“Dan sesungguhnya Alquran lu dalam induk
Alkitab, di sisi Kami adalah tinggi dan penuh
hikmat.
“Wa ,innahu fii ummil kitaabi ladainaa Ia ‘aliyyuna
hakiim.”
(Qs. 43 Az Zukhruf 4)


17. ISA A.S. BERKUASA / TERKEMUKA DI DUNIA DAN DI
AKHIRAT.
“Ketika malaikat berkata, hal Maryam
sesungguhnya Allah menggembinakan kamu
dengan Kalimat dan padaNya namanya Almasih
putra Maryam, terkemuka di dunia dan di akhirat
dan orang yang paling dekat pada Allah.”
“Idz qalatil malaikatu yaa Maryama innallaaha
yubasyiruki bi kalimatim minhus muhul masihu ‘isabnu
Maryama wajihan fiddun-yaa wal akhirati wa minal
muqarrabiin.”
(Qs. 3 Ali lmran 45)

Allah SWT sudah menjelaskan Kami:
IIsa A.S. berkuasa, terkemuka di dunia dan di akhirat Isa A.S.
adalah jalan yang lurus, pengikut-pengikut Isa A.S. di atas
orang-arang kafir. Jadi ikut Isa A.S. pasti masuk surga. Begitu
penting Isa A.S. sehingga di dalam Alquran nama Isa
A.S. disebut sebanyak 97 kali.
Seandainya Bapak Presiden mengundang anda ke istana
negara, pasti anda pencaya dan pasti anda boleh masuk
istana karena Bapak Presiden terkemuka dan berwenang di
istana negara.
Lain halnya kalau yang mengundang anda hanya seorang
pejabat yang tidak mempunyai wewenang atas istana negara,
tentu anda akan ragu-ragu. Jangan-jangan sudah jauh-jauh
datang ke istana negara, sudah berlelah-lelah dan banyak
keluar biaya perjalanan, setibanya di gerbang istana negara
anda di tolak. Demikian pula kekuasaan wewenang atas surga
itu telah di berikan kepada Isa A.S. Karena Isa A.S. mempunyai
kekuasaan wewenang atas surga, maka percayalah akan
undangan Isa A.S. ini pasti anda tiba di surga.

TEMAN YANG MAHA TINGGI
Doa Nabi Muhammad SAW. sebelum beliau wafat:
‘wahai Tuhan! Ampunilah saya! Kasihanilah saya
dan hubungkanlah saya dengan Teman Yang Maha
Tinggi”
(Hadits Shahih Bukhan 1573)
Lalu beliau mengangkat tangannya sambil mengucapkan:
“Teman Yang Maha Tinggi”
Lalu beliau wafat dan rebahlah tangan beliau.
(Hadits Shahih Bukhari 1574)
Siapakah “Teman Yang Maha Tinggi” itu?
Menurut catatan kaki Hadits Shahih Bukhari, ialah “Malaikat
dan nabi-nabi” Malaikat tidak disebut yang maha tinggi, jadi
“teman” beliau bukan malaikat tetapi nabi-nabi. Lalu
siapakah diantara para nabi yang layak disebut:
“Yang Maha Tinggi”?
nabi-nabi yang lain yaitu:
“Adam Shafiyulah” = Adam disucikan Allah
“Nuh najiyullah” = Nuh diselamatkan Allah
“Ibrahim khalilullah” = lbrahim dikasihi Allah
“Isma’il dzabiihullah” = lsmail dikurbankan Allah
“Musa kaliimullah” = Musa difirmankan Allah
“Daud khalifatullah” = Daud dipimpin Allah
(Majmu’ Syarif)

Namun beliau telah bersabda: Bismillahi Rahmanir Rahim
“Saya yang lebih dekat Isa anak Maryam di dunia dan di
akhirat. Semua nabi itu bersaudara karena seketurunan.
Ibunya berlainan sedang agamanya satu”
“Anaa aulan naasi bi ‘iisabni maryama fid dun-yaa wal
aakhiraati wal anbiyaau ikhwaatul li ‘allaatin
ummahaatuhum syattaa wa diinuhum waahid.”
(Hadits Shahih Bukhari 1501)
Bismillahi Rahmanir Rahim
“Isa putra Maryam yang terkemuka di dunia dan di
akhirat…..”
“….. ‘lisabnu maryama wajihan fid dun-yaa wal aakhfirat…..”
(Qs. 3 ‘Aalilmraan 45)
Sesungguhnya telah dekat masanya ‘Isa putra
Maryam akan turun di tengah-tengah kamu. Dia akan
menjadi hakim yang adil.”
“Wal ladzii nafsii bi yadihi layusyikanna ayyanzila fii
kumubnu maryama hakaman muqsithan”
(Hadits Shahih Muslim 127)
Tidak ada Imam Mahdi selain Isa putra Maryam”
“Laa mahdiya illa isabnu maryama”
(Hadits ibnu Maiah)
“…Isa itu Roh-ul-Lah, Rasullah dan Kalimatullah”
(Anas bin Malik hal: 72, Qs. 4 An Nisaa’ 171)

Mungkin dalam agama kita, kita telah mengikuti cara dan jalan
yang diajarkan nenek moyang lebih dari mengikuti jalan Allah
SWT yang penuh mukjizat.
Bagaimanakah Teman Yang Maha
Tinggi menolong kita pada hari ini?
Penjelasan tentang Kebenaran Mukjizat
1. Oleh Teman Yang Maha Tinggi ditunjukkan
Siratul Mustaqiim yang nyata.
“...Kami berikan kepada Isa, putra Maryam beberapa
mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus.”
“....Tidak ada paksaan untuk agama; sesungguhnya
telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat.”
“laa ikraah fe ad-den qad tabayyana ar-rushd min al- ghay
fa- man yakfur bi-at.- t.aaghot wa- yu’min bi-‘allaah fa- qad
istamsaka bi- al- curwah al- wuthqaa laa infis.aam la..”
(Qs 2 Al Baqarah 253, 256)

Maka “Teman Yang Maha Tinggi” itu adalah
Isa Almasih anak Maryam.
Dia bersabda, Bismillahi Rahmanir Rahim
“… ikutilah Aku, inilah jalan yang lurus.”
“… wattabi’unni haadza shiraathal mustaqiim.”
(Qs.43 Az Zukruf 63,641)
“ dan janganlah kamu menjadi sebagai orang-orang
yang berkata: “ Kami mendengarkan, padahal mereka
tidak medengarkan.
Sesungguhnya binatang (makhluk) yang seburukburuknya
pada sisi Allah ialah orang-orang yang
pekak dan tuli yang tidak mengerti apa-apa pun..”
Wa-laa takono ka-‘Alladhena qaalo sami’ Naa waa-hum laa
yasma’on Inna sya-rad-dawaabi-bi ‘indallahish-shum-mul
bukmul-ladzina laa ya’qilun.” (Qs 8 Al Anfal 21,22)
o Renungkanlah Firman Allah SWT ini sebagai
pedoman.
o Bertaubatlah, jangan sampai Allah SWT
memasukkan kita dalam golongan orang-orang
jahat dan yang tak berakal.
o Ikutilah Jalan Yang Lurus yang sudah nyata ini.

Kita mungkin telah menyimpang dari pengertian Nabi
Muhammad SAW sendiri: Kita memerlukan mukjizat yang nyata
dari Allah Ta’ala yang telah diberikan kepada kita menuju Teman
Yang Maha Tinggi ini. Biarlah kita menyingkirkan apa yang
tidak terdapat didalam Kitabul-Allah.
Tanda-tanda yang nyata dari Allah SWT menelanjangi tipumuslihat
Shaitan. Tanda-tanda itu menunjukkan jalan Allah SWT
yang sebenarnya. Kalimatullah, Isa A.S menelanjangi kepurapuraan
dan kekosongan adat istiadat manusia.
Siapa yang menolak cara dan petunjuk yang lain untuk menurut
tanda kebenaran (mukjizat) Isa A.S., mereka telah
mempersiapkan diri untuk kematian dan hari kiamat. Mereka
memperoleh kepastian yang mendalam dalam hati untuk
memasuki surga karena mereka masuk didalam kesucian
Teman Yang Maha Tinggi. Mereka bebas dari perasaan
bersalah karena mereka tidak bergantung kepada petunjuk
manusia atau kebaikan dan perilaku manusia yang terbatas.
Wahai Al-Mu’mineen, jangan remehkan atau ragukan tandatanda
Kalimatullah Isa A.S.,
Turutilah tanda-tanda ini, maka anda akan melihat Siratul
Mustaqim dengan jelas yang akan membawa kita pada
perjalanan yang teguh dan pasti.
Apakah kita telah menolak cara jalan yang lain?
Apakah kita dibimbing oleh firman-firman yang
penuh dengan mukjizat yang diberikan oleh Teman
Yang Maha Tinggi yaitu Allah SWT?

2. Teman Yang Maha Tinggi menolong kita ,
dan sekarang Ia mengulurkan tanganNya
dan memegang kita erat-erat didalam
Siratul Mustaqim.
Allah SWT sebagai pribadi yang tidak dapat disentuh telah
mengulurkan tanganNya, tangan yang dapat kita percayai
dan dirasakan jamahanNya oleh kita semua yang ada dalam
dunia ini. Ruhu’allah dan Kalimatullah Isa A.S. datang kedunia
ini menunjukkan mu’jizat dalam wujudNya berlembaga sebagai
manusia.
Bismillahir Rahmanir Rahim
“laa ikraah fe ad-den qad tabayyana ar-rushd min al- ghayy
fa-man yakfur bi- at - taaghot wa- yu’min bi-’allaah fa-qad
istamsaka bi- al- curwah al- wuthqaa laa infis aam la—haa
wa- ‘allaah samec calem”
“.....Siapa saja..percaya kepada Allah ia telah
memegang Pemegangan-Tangan yang paling
dipercayai dan yang tidak akan putus.”
(Qs. 2 Al Baqarah 256)

Ayatu’l-Kursi ini begitu terkenal dan nyata ketika kita
melihat ayat 253: Kita mempunyai perlindungan
apabila kita percaya tanda-tanda yang nyata dari Isa
A.S. dan para Nabi-nabi.
o Perlindungaan seperti ini dari Allah SWT hanya datang
dari Pemegangan-TanganNya. Sebagai Rohul-lah, Isa A.S.
tidak disentuh oleh semua kenajisan. Hanya dalam
kesucian inilah kita dapat membuat tali perhubungan
dengan Allah Maha Suci, Yang Maha Suci, Roh dengan
Roh Sebagai Ro-hul-lah, Ia menjamah orang-orang sakit
dengan Kasih dan KuasaNya. Dan mereka semua
mendapat kesembuhan.
o Dia adalah yang paling Dapat dipercayai, karena Ia
datang dari Al Haq, dia yang KebenaranNya Teragung
didalam dunia yang penuh dengan tipu daya.
o Perlindungan yang datang dari Dia tidak dapat terputus
karena Dia telah diuji dengan memperoleh kemenangan
dan mempunyai Ketenangan batin walaupun berada
didalam kesengsaraan yang paling dahsyat dalam dunia
ini. Pada waktu itu, Dia bersabda:
Bismillahir Rahmanir Rahim,
“Wa salaamu ‘alayya yauma wulittu, wa yauma amuutu, wa
yauma ub’atsu hayan.”
Dan kedamaian mendampingiKu pada hari Aku di
lahirkan, pada hari Aku wafat, dan pada hari aku
dibangkitkan (kembali). (Qs 19 Maryam. 33)

Pemegangan -Tangan yang dapat
diandalkan yang tidak akan putus.
Menjalani hidup dan kematian, kita dapat memperoleh
Kedamaian yang kekal-abadi, jika kita percaya dalam tanda
mukjizat dari Allah Ta’alah menyangkut kehidupan dan
kematian.
Bismillah Tahmnir Rahim,
Dalam surat Al-Imran, ayat 55, Allah SWT, yang
berkuasa pada Hari Penghakiman, mengambil kembali
(nyawa) Isa dan membangkitkanNya kembali. Allah
SWT membebaskan Isa A.S. dari segala da’waan, dan
memberi pahala setinggi-tingginya kepada mereka
yang beriman kepada pengorbanan Isa A.S.
Insya Allah, jikalau kita masuk perlindungan dalam pengorbanan
Isa A.S. maka Allah SWT akan membebaskan dan
membangkitkan kita dengan mukjizatNya ke syurga bersamasama
dengan Dia.
Al Hamdu’lillah!

Nabi Muhammad SAW tidak bersandar pada jihadnya sendiri
dan mengharapkan perlindungan Teman Yang Maha Tinggi
ketika dia wafat.
Terlebih lagi, kita harus berdoa begitu juga dalam Iman.
o Allahumma (Ya Allah)
o Astaghfirullah (Ampunilah dosaku),
aku menolak cara-jalan yang lain supaya diriku selamat,
aku percaya kepada tanda PengorbananMu dalam Isa
A.S. supaya diriku selamat dihari kiamat!
Aku menerima dan mengikuti jalanMu saja. Inilah Jalan
yang lurus.
o Peganglah diriku dengan erat-erat bersama
Teman Yang Maha Tinggi.
Adakah anda berada dalam kuasa yang tidak
lepas dari Teman Yang Maha Tinggi, Isa A.S.
Pemegang-Tangan yang dapat diandalkan dari
Allah SWT?
Supaya Allah SWT menyembuhkan dan memberi rahmat
dengan KuasaNya dalam Siratul Mustaqim!
Wassalaamu ‘alaikum waRahmatullah waBarakatuh

Al Mustaqiim
No. 41 Jalan Rose Merah
4/10 Taman Johore Jaya
Johor Bahru, Johore 81100
Malaysia

Al Mustaqiim
No. 41 Jalan Rose Merah
4/10 Taman Johore Jaya
Johor Bahru, Johore 81100
Malaysia
Jalan Yang Lurus